Sejarah dan Asal Usul Alat Transportasi Sepeda

Bengkelsuliyo - Sepeda memiliki sejarah yang panjang hingga kendaraan ini menjadi salah satu alat transportasi roda dua yang masih tetap eksis sampai sekarang ini, walaupun telah banyak kendaran lain yang lebih modern dan praktis seperti motor dan mobil, namun kendaran yang memiliki nama lain kereta angin ini masih tetap banyak peminatnya.

Sejarah dan Asal Usul Sepeda
Sepeda, alat transportasi yg masih eksis hingga saat ini

Sejarah dan Asal Usul Sepeda

Sejarah sepeda sendiri diperkirakan berawal dari negeri Prancis. Menurut sejarah, Prancis sudah sejak abad ke 18 telah mengenal alat transportasi yang sekarang ini kita kenal sebagai sepeda, namun pada saat itu dikenal dengan sebutan Velocipede.

Sepeda yang kita kenal saat ini tidak tiba-tiba langsung jadi seperti apa yang kita kendarai sekarang ini. Banyak proses dan penyempurnaan dari berbagai orang  di penjuru Dunia ini untuk menyempurnakan sepeda yang sebelumnya telah dibuat hingga sempurna seperti sekarang ini.

Orang-orang tersebutlah yang telah berjasa atas terciptanya alat transportasi sepeda yang menjadikan pemakainya mudah dan nyaman untuk mengendarainnya. Dan berikut ini beberapa orang yang telah berjasa untuk penyempurnaan sepeda.

Penyempurna Sepeda

1. Baron Karls Drais von Sauerbronn

Seorang yang berkebangsaan Jerman ini telah berjasa karena telah menyempurnakan sepeda pertama (Velocipede) pada tahun 1818. Baron atau yang akrab dengan sebutan von Sauerbronn merupakan seorang pengawas hutan Baden. Karena tuntutan pekerjaan yang memang harus membutuhkan sarana transportasi dia pun menciptakan suatu alat transportasi yang menyerupai Velocipede, namun temuannya tersebut masih menjadi tanda tanya apakah sepeda atau kereta kuda. Ciptaannya tersebut diberi nama dandy horse.

2. Kirkpatrick MacMillan

Baru pada tahun 1839 seorang pandai besi asal Skotlandia yang bernama Krikpatrick berhasil membuat alat yang berfungsi sebagai pendorong melalui gerakan naik turun atau sekarang ini kita kenal dengan pedal.

3. Ernest Michaux

Kembali lagi ke negara awal penemu sepeda, kini seorang yang bernama Ernest Michaux pada tahun 1855 berhasil membuat sebuah pemberat engkol yang fungsinya sebagai penstabil laju sepeda. Penemuan ini juga semakin sempurna dengan temuan orang Prancis lainnya yang berhasil membuat lingkaran penguat roda dari besi atau sekarang ini kita kenal dengan sebutan Velg.

4. Pierre Lallement

Adalah Lallement atau sebutan lengkapnya Pierre Lallement, pada tahun 1865 beliau berhasil membuat alat yang bisa memperkuat roda yang bahannya terbuat dari besi, alat tersebutlah yang saat ini kita kenal dengan sebutan Velg atau Pelek. Selain itu beliau jugalah yang mengenalkan sepeda dengan diameter lingkaran roda depannya lebih besar dibandingkan dengan diameter roda dibagian belakangnya, seperti pada contoh gambar diatas.

Sejarah Sepeda Sampai Bisa Menjadi Alat Transportasi Massal

Namun seiring dengan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi juga mempengaruhi perkembangan dan model dari sepeda itu sendiri. Seperti penemuan karet yang dapat diubah menjadi ban, majunya teknik penyambungan besi dan semakin terkenalnya pembuatan baja berlubang menjadi cikal bakal pembuatan berbagai jenis sepeda yang semakin mengutamakan kenyamanan dan keamanan bagi penggunannya.

Ban Dalam Sepeda
Dan pada tahun 1888 John Dunlop berhasil memberikan terobosan lagi untuk penyempurnaan sepeda. Dia berhasil membuat ban angin yang menjadikan laju sepeda lebih aman dari guncangan. Pada saat itu pula trend sepeda roda dua menjadi banyak peminatnya. Hal ini didukung pula dengan pembangunan pabrik sepeda pertama yang terletak di Conventry, Inggris pada tahun 1885. James Starley lah yang berjasa sekaligus pendiri pabrik sepeda tersebut.

Semakin kesini semakin banyak lagi pernak-pernik yang ditambahkan ke sepeda, seperti rem, rantai, setang, gigi yang bisa diubah-ubah dan masih banyak lagi, membuat semakin banyaknya minat orang untuk menggunakan sepeda. Karena banyaknya pengguna sepeda pada saat itu, dijadikanlah sepeda sebagai alat transportasi hingga saat ini.

Jenis-jenis Sepeda Dari Dulu Hingga Sekarang

Semakin majunnya zaman sepeda pun mengalami evolusi yang menjadikannya beranekaragam. Semakin kesini kebutuhan akan alat transportasi sepeda juga mengikuti kebutuhan si pemakainya, dan berikut jenis-jenis sepeda yang ada dari dulu hingga sekarang.

1. Sepeda Onthel

Sepeda jenis ini masuk sebagai sepeda angkut. Dan biasanya diameter lingkaran ban depan dan belakangnya memiliki ukuran yang cukup besar. Karena fungsinya sebagai sepeda angkut maka besi rangkanya pun cukup kuat. Desainnya klasik dan sepeda ini masuk tipe roadster.

2. Sepeda Gunung

Dari namanya pasti sudah terbayangkan kegunaan sepeda ini. Namun sebenarnya, sepeda gunung bukan hanya bisa digunakan di medan dan lintasan seperti di gunung saja, akan tetapi lebih cocok digunakan dimedan yang berat. Sedangkan medan yang berat itu kebanyakan di area pegunungan, oleh karena itu mengapa dinamakan sepeda gunung.

3. Sepeda Jalan Raya

Sepeda jenis ini biasanya masuk jenis sepeda balap. Sepeda jalan raya sendiri biasanya memiliki berat yang ringan serta ban yang halus, yang fungsinya untuk mengurangi gesekan antara ban dan jalan.

4. Sepeda BMX

Sepeda jenis ini masuk jenis sepeda untuk atraksi. Biasanya bentuknya kecil dan lumayan ringan. BMX sendiri merupakan kepanjangan dari Bicycle Moto Cross. (X nya enggak tau dari mana tapi dari sumbernya menerangkan seperti itu).

5. Sepeda Mini

Sepeda jenis ini biasanya khusus diperuntukkan untuk anak-anak, baik itu yang memiliki roda tiga maupun yang memiliki roda dua.

Nah itulah tadi sedikit pembahasan mengenai sejarah dan asal usul sepeda. Jika ada pertanyaan seputar sepeda silakan berikan komentar dibawah ini.

Untuk pemesanan, hubungi kami melalui kontak yang tersedia berikut:

Chat WhatsApp Send SMS Call

Comments (2)

Terima kasih sudah mampir di Bengkel Suliyo. Jika sobat ingin memberikan komentar silahkan isi form kementar di bawah dengan sopan dan jangan spam.

Semua komentar akan dimoderasi dahulu. Mohon maaf jika membalasnya lama, jangan lupa mampir lagi ya :)